Akselerasi Taat Azas sebagai Strategi Mewujudkan Good University Governance
ADMIN385x ditampilkan Headline Opini Berita
Malang, Jumat 15/03/2024 - Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermartabat. Oleh karena itu, tata kelola penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi harus sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat dibidang pendidikan terus meningkat. Persaingan dan kemajuan teknologi terus berkembang pesat. Sehingga strategi yang efektif sekaligus efisien jelas dibutuh dalam tata kelola perguruan tinggi. Untuk itu, civitas akademika Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang dituntut terus berbenah diberbagai bidang, mulai dari kuantitas dan kualitas Tendik, dosen hingga sarana dan prasarananya perlu ada peningkatan.
Hal tersebut sesuai dengan arahan kepala bagian (Kabag) kelembagaan pendidikan tinggi LLDIKTI VII, Tohari, M.kom, bahwa institusi pendidikan tinggi harus berani melakukan terobosan terobosan untuk memastikan institusi seperti Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang terus berada pada jalur yang benar, taat Azas.
"Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang perlu melakukan akselerasi pengelolaan secara kelembagaan, ini demi merespon perkembangan dan kebutuhan institusi agar sesuai dengan standar dalam tata aturan yang berlaku ." Jelasnya.
Selain itu, setiap organisasi atau institusi pasti memiliki tantangan, baik yang sifatnya perkembangan, tuntutan manageman ataupun yang sifatnya problematik. Sehingga institusi harus secara cepat mampu dan dapat merespon secara bijaksana dengan mentaati setiap Azas yang ada, agar institusi pendidikan tinggi Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang bisa terus bertumbuh menjadi universitas yang siap mengemban dan menjalankan pendidikan dengan mutu penyelenggaraan yang memenuhi mutu pendidikan tinggi.
"Cipta Wacana University harus mampu dan konsisten dalam menyelenggarakan pendidikan yang taat Azas. Tantangannya memang banyak, mulai dari yg sifatnya teknis sampai yg non teknis." Tambah Tohari, M.Kom., saat memberikan pengarahan mengenai tata kelola Kelembagaan Perguruan Tinggi di Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang.
Oleh karena itu, civitas akademika terutama pemangku kebijakan di lingkungan Cipta Wacana (CW-CU) University of Malang harus bekerja keras dan kerja cerdas serta taat Azas demi mewujudkan good university Governance. Lebih dari itu, langkah-langkah dan terobosan yang mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan perlu dilakukan. Salah-satunya dalam rangka reakreditasi semua unit kerja seperti Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di lingkungan Cipta Wacana (CW-CU) University.
"Cipta Wacana University segera melakukan pengajuan reakreditasi pada setiap unit/UPPS yang sudah habis masa berlakunya. Agar institusi dan semua civitas akademika bisa memenuhi kewajiban dan mendapatkan haknya dengan baik." Pungkas kabag kelembagaan LLDIKTI VII Moh. Tohari, M.kom.
Taat Azas merupakan keharusan yang tidak dapat dikesampingkan oleh semua institusi pendidikan tinggi, termasuk Cipta Wacana (CW-CU) University. Oleh karena itu, seluruh civitas akademika Cipta Wacana (CW-CU) University secara institusi berkomitmen penuh untuk selalu taat Azas sehingga layak menyandang sebagai good university Governance.