CWCU × Universitas Brawijaya Perkuat Riset Good Governance di Jember
Jember – Cipta Wacana University (CWCU) terus mengukuhkan perannya dalam pengembangan riset tingkat nasional. Bekerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB), CWCU menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Kerja Sama antar-Perguruan Tinggi (PKPT) di Kabupaten Jember pada Kamis, 23 Juli 2026. Agenda strategis ini merupakan bagian dari pelaksanaan Hibah Penelitian Program BIMA yang berfokus mengkaji pilar good governance dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan.
FGD ini menghadirkan narasumber kunci Nilam Noor Fadilah Wulandari, S.E. dari Komisi B DPRD Kabupaten Jember, serta melibatkan tim peneliti lintas perguruan tinggi, mahasiswa, dan jajaran aktivis organisasi perempuan lokal. Melalui skema penggalian data kebijakan dan diskusi interaktif, tim riset berhasil memetakan dinamika formulasi kebijakan daerah serta implementasi lapangan terkait perlindungan dan pemberdayaan perempuan.
🔍 Sinergi Unsur PKPT Program BIMA:
- Institusi Mitra: Cipta Wacana University (CWCU) & Universitas Brawijaya (UB)
- Mitra Kebijakan: Komisi B DPRD Kabupaten Jember
- Fokus Kajian: Implemetasi Good Governance dalam Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Daerah
"Good governance tidak hanya berbicara tentang bagaimana pemerintahan dikelola secara prosedural, tetapi juga sejauh mana kebijakan mampu menghadirkan akses, keadilan, dan kesejahteraan yang nyata. Oleh karena itu, pengalaman perempuan dan masyarakat perlu dibaca bersama dengan perspektif pembuat kebijakan agar penelitian memiliki pijakan empiris yang kuat." — Dr. Moh. Ali, S.H.I., M.H. (Dekan FH CWCU)
Melalui payung kolaborasi PKPT BIMA ini, CWCU terus memperkuat iklim riset kampus yang inklusif, kontekstual, serta berdampak langsung bagi dinamika sosial masyarakat. Sinergi antara CWCU, UB, DPRD Jember, dan aktivis kemasyarakatan diharapkan melahirkan rekomendasi naskah akademik yang tidak hanya kaya secara teoritis, melainkan juga menjadi acuan konkret bagi formulasi kebijakan publik yang inklusif di masa mendatang.
